SOSOK GUSTAWAN : (Pejuang Sosial) di Mata Ketua Yayasan STKIP DS

Soni, 12 Juli 2020. Berita STKIP DS.  GUSTAWAN namanya.  Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris STKIP Dampal Selatan ini tidak hanya berwajah Ganteng namun / juga multilalenta. Bagaimana tidak, Sejak Masuk  di STKIP DS ia langsung terjun dalam organisasi kemahasiswaan, Ia Ketua Pertama Himpunan Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris STKIP DS., dan  berhasil  membentuk Kelompok Kreativitas Mahasiswa dengan orientasi Melatih dan mengajak mahsiswa hidup secara mandiri.
Tdk hanya bergelut dlm dunia kampus. Ia juga banyak terlibat dalam Aktivitas Sosial yg cukup mengagumkan. Peristiwa Gempa Tsunami, dan Likuifaksi di Palu  menyita banyak waktunya, Secara HEROIK ia menerobos dahsyatnya Bencana itu untuk menolong sesama, dan sesekali nyawa hampir taruhannya.Tdk sampai disitu, Peristiwa beberapa bencana yg melanda Sulawesi Tengah selalu mendorong hatinya terpanggil menjadi barisan terdepan terjun langsung memberikan bantuan, tdk peduli medan yg ia tempuh. Asal bisa berbagi dan membantu sesama itulah kebahagiaannya.
MAHASISWA STKIP DS yang berdomisili di Desa Lempe  Damsel Kab. Tolitoli ini juga sebagai Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STKIP DS. di tangannya BEM  berhasil  meraih beberapa  prestasi dalam pengabdian kepada masyarakat, membantu Pemerintah  dalam menangani Covid-19.
Sukses membuat Cairan Desinfektan Anti virus, membuat dan membagikan Masker secara cuma-cuma  kepada warga. Melakukan edukasi ke warga tentang bahaya Covid 19.
Gustawan juga sukses memimpin organisasi kepemudaan dan  menjalin kerjasama dengan beberapa organisasi lainnya.  piawai berwiraswasta,  bersama Mahasiswa  STKIP DS, Ia sukses menghadirkan PENGURUS KOMISARIAT  PERS  STKIP DS. HMI CABANG TOLITOLI
Apa yang ia lakukan ini berkat keyakinannya bahwa menuntut ilmu di perguruan tinggi tidak hanya sekedar  mencapai kecerdasan Intelektual (IQ), tapi lebih dari itu mahasisw juga dituntut untuk cerdas secara Emosional  (EQ),  yaitu kemampuan  dalam memotivasi dan melahirkan kesadaran  diri, empati, simpatik, bersolidaritas tinggi. Selain IQ dan EQ, yang lebih penting lagi adalah mahasiswa harus cerdas secara SPRITUAL (SQ), yaitu Spritual Intelligence, yang hakikatnya adalah kecerdasan jiwa, suara hati, suara yang paling jernih, yang tidak bisa ditipu oleh siapa pun, termasuk diri kita.
Jadi SQ adalah kecerdasan yg dilandasi oleh ketulusan, keikhlasan yang akhirnya melahirkan dan memberi makna kehidupan ini.
Itulah sosok gustawan yang dalam proses  menyatukan dirinya dalam tiga kecerdasan tersebut
“Ini semua karena dukungan dan Motivasi Dosen STKIP Dampal Selatan, terutama Pimpinan STKIP DS yang selalu memberikan ruang kepada kami Mahasiswa untuk terus mengembangkan aktivitas dan Kreativitas, baik di dalam Kampus maupun di luar Kampus”. Pungkas Gustawan
Posted in BEM

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *